TABUNGQRIS.COM Real Madrid Turunkan Pemain Bermasalah – Wonderkid Barcelona, Gavi, mengkritik pemain yang sedang terlibat perseteruan dalam laga El Clasico.
Situasi internal Real Madrid sempat memanas pada awal bulan ini setelah muncul laporan mengenai perselisihan di antara para pemainnya.
Dalam perseteruan tersebut, Fede Valverde dan Aurelien Tchouameni, mendadak menjadi pusat perhatian akibat ketegangan yang terjadi di antara keduanya.
Meskipun Fede Valverde telah memberikan klarifikasi bahwa sama sekali tidak melibatkan kekerasan fisik, media Spanyol justru mengeklaim hal yang berbeda.
Mereka menyebut sang gelandang asal Uruguay harus di larikan ke rumah sakit karena mengalami cedera kepala.
Sebagai konsekuensi dari kegaduhan tersebut, manajemen El Real di laporkan langsung mengambil tindakan tegas.
Mereka menjatuhkan denda sebesar 1 juta euro kepada kedua pemain yang terlibat.
Kebijakan manajemen Real Madrid menyisakan tanda tanya karena kedua pemain sama sekali tidak mendapatkan sanksi larangan bertanding.
Aurelien Tchouameni bahkan terus mendapatkan kepercayaan untuk di mainkan sejak jornada ke-34 hingga ke-37.
Salah satu momen yang mencuri perhatian publik adalah ketika pemain asal Prancis tersebut menghadapi Barcelona pada jornada ke-35, Minggu (10/5/2026).
Wonderkid Barcelona Kritik Keputusan Real Madrid
Dalam laga bertajuk El Clasico itu, Tchouameni bahkan tampil penuh selama 90 menit di bawah arahan pelatih Alvaro Arbeloa.
Keputusan tersbut memicu reaksi keras dari kubu rival.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Mundo Deportivo, Gavi melemparkan kritik terhadap kebijakan tim rival.
“Jika sampai terjadi kontak fisik, pelatih seharusnya tidak memainkannya,” ucap Gavi, di kutip dari X jurnalis top Italia, Fabrizio Romano.
“Jika benar mereka berkelahi, bagi saya dia (Arbeloa) keliru karena tetap memanggil dan memainkan Tchouameni.”
“Tapi, saya juga tidak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi,” tutur pemain asal Spanyol berusia 21 tahun itu menambahkan.
Laga itu sendiri berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Barcelona.
Dua gol kemenangan Azulgrana di bukukan oleh Marcus Rashford yang bergerak cepat pada menit ke-8,
di susul oleh sontekan Ferran Torres sembilan menit berselang.
Hasil manis di laga El Clasico tersebut terasa sempurna.
Pasalnya, kemenangan itu sekaligus membuat Barcelona berhasil mengunci gelar juara Liga Spanyol lebih awal dengan sisa tiga pertandingan.
Gelar tersebut menjadi trofi ke-29 di Liga Spanyol bagi Barcelona.
