Mei 31, 2026
000_48uh6hmjpg-20250602114835

TABUNGQRIS.COM pendapat dari seorang legenda The Gunners – PSG akan mengalami kekalahan besar di tangan Arsenal pada final Liga Champions.

Paris SG akan menghadapi Arsenal di final UCL musim ini, Sabtu (30/5/2026) di Budapest.

Tim asuhan Luis Enrique masuk ke pertandingan itu sebagai unggulan.

Les Parisiens berstatus juara bertahan sehingga soal pengalaman, mereka unggul atas Arsenal, yang belum pernah menjadi kampiun.

Tim Biru Merah juga di anggap memiliki materi skuad yang lebih bagus.

Permainan menyerang PSG pun di sebut-sebut akan menghabisi Tim Meriam, yang lebih mengandalkan pertahanan.

Rekor pertemuan juga kelihatan mendukung tim asal Prancis.

Pada semifinal musim lalu, Paris Saint-Germain dua kali mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 dan 1-0.

Dalam perjalanan ke final musim ini, PSG tak terkalahkan menghadapi 4 klub Liga Inggris.

Ousmane Dembele menghantam Tottenham Hotspur 5-3 dan di tahan Newcastle United 1-1 di fase liga.

Di fase knock-out, Les Rogue-et-Bleu menghancurkan Chelsea 5-2 dan 3-0 di babak 16 besar serta Liverpool 2-0 dan 2-0 di babak perempat final.

Akan tetapi, semua hitung-hitungan di atas kertas itu tidak ada artinya bagi legenda Arsenal, Robert Pires.

Walaupun dia orang Prancis, Pires tidak berpihak pada PSG.

Eks pemain Arsenal pada selang 2000-2006 itu hakulyakin The Gunners yang akan menang di Budapest.

Bukan sekadar menang, Pires bahkan menyebut Tim Meriam akan mencetak banyak gol.

PSG Kalah Besar di Final Liga Champions

“Paris Saint-Germain tidak akan memenangi Liga Champions, titik,” kata Pires kepada Canal+.

“Saya melihat pemain-pemain Paris sudah kurang lapar untuk kemenangan.”

“Mereka sudah di nobatkan sebagai juara Prancis dan akan datang ke Budapest dengan kondisi sedikit terlalu percaya diri.”

“Mereka akan di tempatkan dalam tekanan oleh lawannya dari Inggris dan bakal kebobolan banyak gol dari Arsenal.”

PSG tidak akan menang, mereka akan mengalami kekalahan.”

Pantas di catat, komentar yang di lontarkan Pires boleh jadi tidak memakai perhitungan yang objektif.

Pasalnya, selain merupakan mantan pemain Arsenal, Pires juga pernah memperkuat Marseille pada 1998-2000.

Olympique Marseille di ketahui adalah rival abadi PSG di Liga Prancis.

Klub yang akrab di sebut OM itu tidak akan rela melihat Paris SG menjadi juara di Budapest nanti.

Pasalnya, PSG nanti bisa mengeklaim diri sebagai tim terbaik di Prancis dalam hal kesuksesan di level Eropa.

Saat ini Marseille dan Paris Saint-Germain sama-sama memiliki koleksi satu trofi Liga Champions.

Kalau PSG kembali menjadi juara, Marseille akan gigit jari karena tidak bisa lagi menyebut diri sebagai tim terbaik Prancis di UCL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *